Tanggal : 5 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 25:29-34
Tema : Hak Kesulungan

(Kej 3:17-21) Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, tanah terkutuk karena manusia. Kemudian Allah mengenakan pakaian kepada Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk itu, ada korban dan darah yang dicurahkan

(Kej 4:1-5) Kain mempersembahkan hasil dari tanah yang telah dikutuk Allah, dan persembahannya tidak diindahkan oleh Tuhan. Habel mempersembahkan dari anak sulung kambing dombanya, dan persembahannya diindahkan Allah.

(Kej 25:29-34) Hak kesulungan Esau beralih kepada Yakub, padahal Esau adalah anak sulung, sedangkan Yakub anak bungsu. (Kej 27:27-29) Ishak memberkati Yakub dengan berkat kesulungan, terdiri dari embun dari langit, tanah-tanah gemuk di bumi, gandum serta anggur yang berlimpah. Berkat tersebut berbicara tentang berkat rohani dan berkat jasmani. Yakub diberkati dengan gandum dan anggur (Ayat 37)

(Kej 27:38-40) Ketika Esau meminta berkat kepada Ishak, Ishak tidak lagi dapat memberikan berkat kesulungan karena telah diberikan kepada Yakub. Namun bila Esau berusaha dengan sungguh-sungguh, maka kuk itu akan dilepaskan dari padanya. Tetapi berkat kesulungan tetap menjadi bagian Yakub.

(Kej 33:9-11) Ketika kemudian Esau dan Yakub kembali bertemu setelah sekian waktu lamanya, Esau mengatakan kepada Yakub bahwa ia memiliki banyak. Namun Yakub menyatakan bahwa ia memiliki segala-galanya. Hal ini berbicara tentang orang-orang yang tidak memiliki hak kesulungan tetap dapat menikmati berkat jasmani dan kekayaan. Namun hanya mereka yang memiliki hak kesulungan yang memiliki segalanya, yaitu berkat jasmani dan rohani.

Esau juga berkata kepada Yakub : adikku, peganglah apa yang ada padamu. Ini berbicara tentang nasehat agar kita selalu mempertahankan hak kesulungan yang sudah diberikan kepada kita. Jangan sampai kita melepaskan / menganggap enteng hak kesulungan itu. Kita melepaskan hak kesulungan, bila kita beralih dari rohani ke jasmani.

(Kej 48:12-14) Yakub memberkati Efraim dan Manasye, karena Yakub yang memiliki hak kesulungan. Berkat itu harus diteruskan dan tidak berhenti sampai di Yakub. Yusuf telah menempatkan Manasye sebagai anak sulung ke sebelah kanan Yakub, namun Yakub memberkati dengan tangan bersilang, sehingga Efraim yang bungsu yang menerima hak kesulungan.

Bangsa Israel secara jasmani adalah anak sulung Allah. Sedangkan bangsa-bangsa lain termasuk kita adalah anak bungsu. Hak kesulungan beralih dari anak sulung ke anak bungsu ketika bangsa Israel menolak percaya kepada pengorbanan Yesus di atas kayu salib. Melalui penyaliban Kristus, hak kesulungan beralih kepada gereja.

Kita yang telah memiliki hak kesulungan, jangan sampai kehilangannya dengan menyalibkan Yesus untuk kedua kalinya.

(Yohanes 6:33-35, 53-56) Embun dari langit, gandum dan anggur telah menjadi Roti. Yesus berkata bila kita makan roti hidup dan minum air hidup, maka kita tidak akan lapar dan haus lagi. Bila Tuhan tinggal di dalam kita dan kita di dalam Tuhan, kita tidak akan lapar dan haus lagi.

Kita harus seperti petani yang dengan sabar menunggu hasil yang berharga dari tanahnya (Yakobus 5:7). Sabarlah menanti untuk meraih hak kesulungah yang telah disiapkan untuk kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 5 Mei 2019

Tanggal : 5 Mei 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kej 6:1-7

(Kej 6:1-7) Ketika dilihat Tuhan kejahatan manusia besar dan hatinya cenderung membuahkan kejahatan, hal itu memilukan dan melukai hatiNya. Maka menyesallah Allah dan menurunkan penghukuman dengan berat hati.

(1 Sam 15:11) Tidak sulit bagi Allah untuk meninggikan manusia. Namun Allah menyesal telah mengangkat Saul karena ia telah berbalik dan tidak melaksanakan firman Allah

Read more ...

Ibadah Umum, 28 April 2019

Tanggal : 28 April 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yoh 2:3-11

(Kel 12:1-6) Domba disiapkan di hari ke sepuluh saat manusia jatuh ke dalam dosa, untuk kemudian dikorbankan pada petang hari ke empat belas sebagai penebus dosa.

Sebelum jatuh ke dalam dosa, manusia hidup tanpa dosa, tanpa umur dan tanpa maut. Manusia jatuh ke dalam dosa karena Hawa terperdaya tipu muslihat iblis (Kej 3:6). Tipu muslihat iblis terus ada hingga zaman gereja saat ini (1 Yoh 2:15-16) Tipu muslihat iblis tidak pernah berubah, namun selalu up to date dan mengarah kepada :
Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 13 Mei 2019 di rumah ibu Yenny Kuntjoro, Villa Melati Mas
  • Rabu, 15 Mei 2019 di rumah ibu Jenny Wongso, Gading Serpong
  • Kamis, 16 Mei 2019 di rumah ibu Verky Lita, Serpong Garden dan di rumah ibu Maria, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 14 Mei 2019 di Gereja

DOA PUASA

  • Selasa, 14 Mei 2019 di Gereja

IBADAH RAYON

  • Jumat, 17 Mei 2019 pukul 19:30 di Kel.Hardy Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.