Tanggal : 3 Maret 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Mat 22:32

(Kej 14:17-20, Ibr 7:1-3) Abram melakukan kewajiban sebagai orang percaya, yaitu mempersembahkan sepersepuluh dari penghasilannya kepada Melkisedek, dan Melkisedek memberkati Abram. Melkisedek tidak berbapa, beribu dan bersisilah. Harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan. Ia disamakan dengan Anak Allah ./ Yesus.

(Mat 22:32) Allah (dlm bahasa Grika = Theos) menyatakan diri sebagai Allah Tritunggal / Trinity, yaitu Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Tritunggal Allah bicara tentang zaman Bapa, zaman Anak / Yesus Kristus, dan zaman Roh Kudus.

Zaman Bapa diawali dengan Adam yang adalah bapa segala manusia (1 Kor 15:45). Dilalui dengan zaman Nuh yang adalah bapa segala yang hidup (Kej 7:7,23). Dan ditutup dengan zaman Abraham yang adalah bapa orang percaya (Rom 4:11)

Zaman Anak dibuka dengan Ishak sebagai anak tunggal (Ibr 11:17). Abraham rela mengorbankan anaknya yang tunggal itu, yang juga merupakan Anak Janji (Kej 22:12), namun Allah menyediakan domba menggantikannya.

Tidak seperti Melkisedek, Ishak berayah dan beribu, karena berkat Tritunggal sampai kepada gereja melalui Abraham. Tanpa Abraham, Ishak tidak akan menjadi ahli waris.

Zaman Anak ditutup oleh Yesus, Anak Tunggal Allah (Yoh 3:16). Yesus juga Anak Perjanjian (1 Yoh 4:9). Berkat keselamatan yang dijanjikan bagi orang yang percaya, diestafetkan dari zaman Bapa ke zaman Anak dan diwariskan oleh Allah Bapa melalui Yesus.

Zaman akhir dibuka dengan zaman Gereja mula-mula, ditutup dengan Gereja Sempurna. Zaman akhir diwakili oleh zaman Yakub. Gereja akan menerima janji Abraham yang diestafetkan dari zaman Bapa ke zaman Anak, setelah melalui salib Kristus.

(Kej 25:29-34) Yakub mendapatkan hak kesulungan. Hak kesulungan adalah berkat terbesar yang diperoleh gereja. Untuk menjadi mempelai Kristus, gereja harus terlebih dahulu memperoleh hak kesulungan. (Kej 27:27-29) Ishak memberkati Yakub dengan berkat rohani, berkat jasmani dan berkat bangsa-bangsa. Apa yang diterima gereja di zaman akhir adalah berkat yang tersembunyi berabad-abad lamanya.

Ishak adalah anak janji. Janji Allah diterima gereja melalui Yakub. Yesus adalah Anak Janji. Keselamatan diterima melalui Yesus. Gereja menjadi sempurna melalui Roh Kudus. Gereja menjadi mempelai Kristus, setelah menjadi sempurna.

(Kej 33:1-17) Dua anak Abraham bertemu bukan di zaman Ishak dan Ismael, tetapi di zaman Yakub dan Esau,. Esau memiliki banyak (berkat jasmani), namun Yakub memiliki segalanya (berkat jasmani & berkat rohani).

Zaman Yakub dan Esau melambangkan zaman Roh Kudus, yang berarti akan terjadi tidak lama lagi. Kita harus beralih dari Yakub menjadi Israel (Kej 32:28), bicara bahwa kita harus beralih dari daging kepada Roh. Ada harga yang harus di bayar, namun kita harus keluar sebagai pemenang.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 10 Maret 2019

Tanggal : 10 Maret 2019
Pembicara :Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : Lukas 19:1-10

(Lukas 19:2) Ada seorang kaya bernama Zakheus, ia seorang pemungut cukai. Kekayaan yang melimpah bisa di capai oleh siapa saja, termasuk oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan.

(Lukas 19:3a) Zakheus ingin berjumpa dengan Yesus. Di tengah-tengah kesuksesan dan kekayaannya, Zakheus memiliki kekosongan dalam hidupnya, sehingga ia rindu untuk berjumpa dengan Yesus.

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Maret 2019

Tanggal : 3 Maret 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Mat 22:32

(Kej 14:17-20, Ibr 7:1-3) Abram melakukan kewajiban sebagai orang percaya, yaitu mempersembahkan sepersepuluh dari penghasilannya kepada Melkisedek, dan Melkisedek memberkati Abram. Melkisedek tidak berbapa, beribu dan bersisilah. Harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan. Ia disamakan dengan Anak Allah ./ Yesus.

(Mat 22:32) Allah (dlm bahasa Grika = Theos) menyatakan diri sebagai Allah Tritunggal / Trinity, yaitu Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Tritunggal Allah bicara tentang zaman Bapa, zaman Anak / Yesus Kristus, dan zaman Roh Kudus.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Mar 2019 di rumah Ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 20 Mar 2019 di rumah ibu Lidya S. Gading Serpong
  • Kamis, 21 Mar 2019 di rumah ibu Safia, BSD dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Mar 2019 di Gereja

DOA PUASA

  • Selasa, 19 Mar 2019 di Gereja

IBADAH RAYON

  • Jumat, 22 Mar 2019 pukul 19:30 di rumah Kel. Posma Panggabean, Regency Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.