Tanggal : 17 Des 2017
Pembicara : Bpk. Ev. Yeremia Kristanto
Ayat Pokok : Efesus 4:3

Kita semua senang diberkati. Namun berkat membutuhkan kesatuan. Definisi kesatuan ditinjau dari sifatnya, adalah bagian yang terikat bersama dalam struktur yang pasti. Kesatuan juga berarti tidak terbagi. Kesatuan memiliki kesamaan kata yaitu kesepakatan, kebersamaan, kerukunan.

Komunitas seperti kumpulan jemaat tidak mudah disatukan, butuh proses yang panjang. Namun kesatuan sangat penting. (Efe 4:3) Kesatuan sebenarnya sudah ada, namun harus selalu kita pelihara.

Kesatuan merupakan jantung di dalam gereja, organ vital yang harus terpelihara dengan baik agar tetap sehat. Ketika gereja tidak memiliki kesatuan, perbedaan kecil saja dapat menyebabkan perpecahan. Karena itu rasul Paulus meminta kepada jemaat di Efesus untuk selalu menjaga kesatuan. Pada masa itu, jemaat di Efesus sulit disatukan karena:

  1. Jemaat Efesus memiliki perbedaan latar belakang budaya
  2. Adanya persoalan imoralitas
Pada masa perjanjian baru, Efesus memiliki peradaban tinggi, karena merupakan kota perdagangan, kota pelabuhan, dan merupakan kota metropolis terbesar di Asia pada masa itu. Namun banyak pemujaan berhala kepada dewa arthemis. Banyak pelacur-pelacur di kuil arthemis. Kondisi ini turut mempengaruhi jemaat mula-mula di kota ini. Di masa kini, persoalan imoralitas juga mulai mempengaruhi gereja dan jemaat Tuhan.

Kesatuan dalam Natal :

  1. Kesatuan dalam rencana Allah diwujudkan dalam Tri Tunggal Allah. Kesatuan ini memungkinkan keselamatan dikerjakan bagi setiap kita.
  2. Kesatuan suami istri Yusuf dan Maria di masa kelahiran Yesus. Mereka bersatu melindungi bayi Yesus (Mat 2:13). Kesatuan hati mereka menyelamatkan bayi Yesus dengan mengungsi ke Mesir. Kesatuan dalam keluarga sangat penting
  3. Kesatuan para Gembala yang bersama-sama pergi ke Betlehem untuk melihat dan menyembah Anak Domba Allah yang akan lahir (Luk 2:15). Di masa kini, Betlehem melambangkan Gereja, tempat kita bertemu dengan Tuhan. Janganlah kita meninggalkan rumah ibadah, karena akan menyebabkan stagnasi dalam kerohanian kita.
  4. Kesatuan orang Majus yang bersama-sama datang dari negeri yang jauh untuk menyembah Yesus. Meskipun mereka belum tahu di mana Raja yang baru lahir, mereka bersatu hati untuk mengikuti bintang di langit ke tempat Yesus di lahirkan.
Natal itu sendiri merupakan kesatuan yang dijalin Tuhan dengan manusia. Kesatuan kita dengan Allah akan membawa berkat. Paling tidak, ada 3 berkat yang disediakan Tuhan :

  1. Kesatuan mendatangkan kekuatan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. (Pengkhotbah 4:12) Suami istri yang bersatu, seperti tali tiga lembar yang tidak mudah putus.
  2. Kesatuan mendatangkan mujizat. (Mar 2:1-12) Kesatuan dalam bertindak dari orang-orang yang menggotong rekannya yang lumpuh, memungkinkan dia dapat bertemu dengan Yesus dan disembuhkan.
  3. Kesatuan mendatangkan berkat-berkat yang luar biasa. (Mat 18:19) Permintaan kita kepada Tuhan akan dijawab apabila ada kesepakatan antara 2 orang yang meminta.
Mari kita menjaga dan mempertahankan kesatuan kita. Buanglah kesombongan yang merupakan musuh dari kesatuan. (Fil 2:1-11) Untuk mewujudkan kesatuan, kuncinya adalah kerendahan hati seperti Kristus Saat ada kesatuan, pasti ada suka cita.

(1 Kor 1:10) Marilah kita memiliki kesatuan dan kebersamaan dalam jemaat, maka pertolongan Tuhan akan menjadi bagian kita

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 5 Mei 2019

Tanggal : 5 Mei 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kej 6:1-7

(Kej 6:1-7) Ketika dilihat Tuhan kejahatan manusia besar dan hatinya cenderung membuahkan kejahatan, hal itu memilukan dan melukai hatiNya. Maka menyesallah Allah dan menurunkan penghukuman dengan berat hati.

(1 Sam 15:11) Tidak sulit bagi Allah untuk meninggikan manusia. Namun Allah menyesal telah mengangkat Saul karena ia telah berbalik dan tidak melaksanakan firman Allah

Read more ...

Ibadah Umum, 28 April 2019

Tanggal : 28 April 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yoh 2:3-11

(Kel 12:1-6) Domba disiapkan di hari ke sepuluh saat manusia jatuh ke dalam dosa, untuk kemudian dikorbankan pada petang hari ke empat belas sebagai penebus dosa.

Sebelum jatuh ke dalam dosa, manusia hidup tanpa dosa, tanpa umur dan tanpa maut. Manusia jatuh ke dalam dosa karena Hawa terperdaya tipu muslihat iblis (Kej 3:6). Tipu muslihat iblis terus ada hingga zaman gereja saat ini (1 Yoh 2:15-16) Tipu muslihat iblis tidak pernah berubah, namun selalu up to date dan mengarah kepada :
Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 13 Mei 2019 di rumah ibu Yenny Kuntjoro, Villa Melati Mas
  • Rabu, 15 Mei 2019 di rumah ibu Jenny Wongso, Gading Serpong
  • Kamis, 16 Mei 2019 di rumah ibu Verky Lita, Serpong Garden dan di rumah ibu Maria, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 14 Mei 2019 di Gereja

DOA PUASA

  • Selasa, 14 Mei 2019 di Gereja

IBADAH RAYON

  • Jumat, 17 Mei 2019 pukul 19:30 di Kel.Hardy Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.