Pembicara : Bpk Munthe
Ayat pokok : 2 Raj 6:1-7
Tema : Never Give Up.

Tidak ada logam/besi yang dapat mengapung di dalam air. Ayat hari ini menceritakan mujizat yang terjadi di zaman Elisa. Mata kapak yang sedang digunakan bekerja, jatuh dan tenggelam ke dalam air.

(Ulangan 19:5-6) Hukum Taurat memberikan pengampunan bagi kelalaian yang disebabkan karena ketidaksengajaan

Dalam kisah hari ini, kapak merupakan alat yang sangat penting untuk bekerja. Saat kita kehilangan pekerjaan atau hal lain yg berharga bagi kita, akan timbul kekuatiran dan ketakutan. Saat kita mengalami hal itu, ingatlah bahwa Allah berkuasa akan segala aspek dalam kehidupan kita. Termasuk juga atas harta milik yang berharga bagi kita.

Menurut hukum dan logika manusia, saat sesuatu jatuh, arahnya selalu ke bawah. Namun Tuhan sanggup membuat ketika Elisa menjatuhkan batang kayu, justru dapat membuat kapak timbul dari dalam air. Jadi sebesar apapun masalah yang kita hadapi, Tuhan sanggup memberikan solusi. Kayu yang dijatuhkan Elisa merupakan lambang iman yang dimiliki Elisa. Sebesar apapun masalah yg kita hadapi, dapat kita lalui dengan iman percaya kepada Tuhan.

Iman tidak timbul seketika. (Luk 12:22-23) Tuhan mengingatkan bahwa kadangkala kekuatiran kita mengambil alih perhatian kita dari hal yang paling penting. Kita perlu terus mendekatkan diri setiap hari kepada Tuhan

Kayu juga melambangkan Salib Kristus yang harus menjadi pengharapan kita sekalipun dalam menghadapi kemustahilan.

Amin. Tuhan memberkati.